Ditulis dalam Tak terkategori
PESTA EMAS PRODI IPPAK-USD
TOR
PESTA EMAS AKKI, STKat, STFK, FIPA, IPPAK
”Pradnyawidya, lentera dalam menyikapi arus globalisasi”
(Momentum syukur atas anugerah Tuhan di bidang katekese, dan momentum untuk menanggapi kehendak dan rencana Tuhan bagi umat di jaman global dan abad informasi).
Sejarah berdirinya IPPAK berawal pada peristiwa di tahun 1959, ketika Majelis Agung Waligereja Indonesia (MAWI) menginginkan peningkatan pelayanan di bidang pendalaman hidup dan mengharapkan juga adanya usaha ke arah pembaharuan katekese. Tugas dan karya itu diserahkan kepada Pater F. Heselaars, SJ, yang bekerjasama dengan a.l. Pater C. Carry, SJ.
Pada tahun 1960 Pater F. Heselaars, SJ mendirikan Pusat Kateketik dengan kegiatan-kegiatan: menerbitkan buku, mengadakan penataran guru-guru, menyelenggarakan ceramah-ceramah dan lain sebagainya. Kurangnya tenaga-tenaga lapangan yang terdidik memperhambat usaha pembaharuan katekese. Maka pada tanggal 1 Agustus 1962 dibukalah Yayasan Akademi Kateketik Katolik Indonesia (AKKI), yang kemudian diresmikan dengan Akte Notaris R.M. Soerjanto Partaningrat SH, nomor 3 tanggal 3 April 1964 di Yogyakarta.
Pada tahun 1969 dibuka pula tingkat Sarjana lengkap. Hal ini mendorong perubahan nama. Maka pada tanggal 31 Maret 1971 dengan Akte Notaris R.M. Sorjanto Partaningrat SH, Wakil Notaris Sementara di Yogyakara, nomor 21, AKKI diubah namanya menjadi SEKOLAH TINGGI KATEKETIK PRADNYAWIDYA. Tujuan didirikannya SEKOLAH TINGGI KATEKETIK PRADNYAWIDYA ialah ikut serta dalam karya pembangunan semesta di Indonesia. Karena ketentuan Pemerintah, pada tahun 1985, sekolah ini harus ganti nama menjadi SEKOLAH TINGGI FILSAFAT KATEKETIK. Pada tahun 1995 sekolah tinggi ini bergabung dengan UNIVERSITAS SANATA DHARMA menjadi FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN AGAMA dan pada tahun 1999 menjadi prodi Ilmu Pendidikan dengan kekhususan Pendidikan Agama Katolik, bagian dari Jurusan Ilmu Pendidikan, FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS SANATA DHARMA, YOGYAKARTA.
Pada tanggal 1 Juli 2012, prodi IPPAK akan merayakan genap 50 tahun awal berdirinya dengan tema Pradnyawidya, lentera dalam menyikapi arus globalisasi.
Alasan pemilihan tema ini ialah, adanya kenyataan, bahwa itu di jaman ini globalisasi dan arus deras informasi dari berbagai media cetak maupun elektronik yang umumnya mengikis kedalaman hidup manusia dengan hal-hal yang serba dangkal, hedonis dan konsumptif menyerbu siapa saja termasuk juga umat Katolik jaman ini. Menghadapi arus jaman yang begitu deras dan kuat serta cenderung merusak ini, untuk tidak hanyut dan larut di dalamnya tidak bisa tidak kita perlu mengembangkan dalam diri kita masing-masing termasuk juga pada umat Katolik yang kita dampingi, PRADNYA WIDYA, yang artinya bijak dan berilmu, sebagai lentera kita menyikapi arus globalisasi yang cenderung lebih banyak merusaknya daripada sisi positifnya, bila orang tidak siap. Kebijakan dan kecerdasan amat perlu dimiliki oleh orang Katolik sebagai lentera di jaman informasi dengan gelombang globalisasinya yang begitu dahsyat ini.
Gelombang globalisasi dan arus informasi yang banyak mengusung hedonisme dan konsumerisme yang cenderung amat materialistis merupakan tantangan bagi para guru agama, katekis, yang pada gilirannya tantangaan bagi IPPAK juga untuk lebih mengenal situasi dan kebutuhan manusia jaman sekarang, sehingga cara pewartaan dan katekese yang diajarkan sungguh-sungguh bisa menjadi kabar gembira bagi umat jaman sekarang dan bukan dirasakan sebagai hal yang usang, tidak menyentuh, tidak relevan atau bahkan dirasa akan membelenggu mereka.
50 tahun usia lembaga pendidikan calon katekis ini akan disyukuri dan dimaknai demi pengembangan pewartaan, khususnya bidang katekese di Bumi Indonesia tercinta ini. Dengan penuh syukur kita tengok dan ingat, anugerah Tuhan kepada lembaga ini di bidang pewartaan yang terlaksana dalam Gereja Katolik di Bumi Indonesia ini, lewat para guru agama, katekis, dan para pendamping iman umat didikannya. Semoga dengan demikian ini semua akan bisa lebih mengobarkan semangat pewartaan kita, baik sebagai guru agama, katekis, ataupun pendamping iman umat yang lain.
Berkaitan dengan ini semua, momentum pesta emas ini ingin kita manfaatkan juga untuk mencari terang dari Tuhan dan agar bisa mengikuti penyertaan-Nya dengan lebih intensif lagi, sehingga kita semua yang berkecimpung di bidang pewartaan, khususnya pada bidang katekese dapat tekun melaksanakan pelayanan demi perkembangan iman umat, syukur kalau bisa menemukan trobosan baru, untuk mengatasi berbagai kendala pewartaan jaman ini yang tidak kunjung surut tetapi bahkan semakin kompleks dan semakin banyak seperti di muka sudah diungkapkan.
Penelitian tentang cara merasakan, cara berpikir, dan kecenderungan bertindak umat jaman sekarang menjadi sesuatu yang amat perlu perlu dilakukan, sehingga model pewartaan dan katekese untuk menanggapi situasi umat Katolik masa kini dapat terasa menarik, relevan, berdaya guna, serta benar-benar mengembangkan pribadi dan iman umat.
Menangggapi ini, Panitia Pesta Emas IPPAK, merencanakan rangkaian kegiatan menyambut peringatan atau pesta emas ini. Adapun puncak Perayaan 50 tahun IPPAK ini,akan brlangsung pada hari Minggu tanggal 1 Juli 2012 dengan Misa Agung yang akan dipimpin oleh Bapa Uskup Agung Semarang, Mgr. Yohanes Pujasumarta didampingi para konselebran, yakni para Imam yang berkarya di lembaga ini serta para Imam alumni dari lembaga ini. Setelah cara puncak kemudian dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan beberapa atraksi kesenian.
Momentum pesta emas ini ingin kita jadikan juga sebagai momentum untuk berbenah diri di bidang spiritualitas para pewartanya sejauh dapat dijangkau. Untuk ini, panitia mengupayakan Retret alumni. Alumni yang berminat dan memiliki peluang untuk ikut bisa mendaftar pada Panitia Pesta Emas. Retret akan diselenggarakan di Sangkal Putung mulai tgl. 27 Juni 2012 pagi sampai dengan 30 Juni 2012 sehabis makan pagi. Retret ini dilaksanakan beberapa hari sebelum hari H puncak Pesta Emas, Perayaan Ekaristi yang akan dipimpin Bapak Uskup Agung Semarang, Mgr. Yohannes Pujasumarta dengan didampingi para imam alumni lembaga ini. Selama kurun waktu sejak pencanangan Momentum Pesta Emas yang direncanakan pada tgl 15 Agustus 2011.
Kegiatan ilmiah merupakan salah satu hal yang akan dilaksanakan dalam rangkaian Pesta Emas ini berupa seminar sehari. Selain itu akan ada penerbitan buku dalam bentuk bunga rampai, buku yang berisi sharing pengalaman hidup para alumni sebagai guru agama, katekis ataupun pendamping iman umat dan majalah dengan tema pesta emas. Selain itu akan digalakkan juga pengabdian kepada masyarakat, bekerjasama dengan berbagai fihak seperti Bimas Katolik DIY, Paroki-paroki yang memungkinkan di DIY, serta CLC distrik Yogya.
Diharapkan kegiatan menyambut pesta emas ini juga bisa dilakukan oleh para alumni dalam distrik-distrik seperti Distrik Jabodetabek, Distrik Bandung, Distrik Semarang, Distrik Surabaya, Distrik Pontianak, Distrik Lampung, Distrik Palembang bekerjasama dengan Tim dari IPPAK.
Selamat berpartisipasi dalam menyambut pesta emas AKKI, STKat Pradnya Widya, STFK Pradnya Widya, FIPA, dan IPPAK. Semoga kerjasama kita berjalan lancar menggembirakan dan menyemangati kita semua dan olehnya Nama Tuhan semakin dimuliakan.
HJ. Suhardiyanto, SJ.
Kaprodi IPPAK
Ketua Panitia Pesta Emas
Ditulis dalam Tak terkategori
“DIALOG PENINGKATAN KERJASAMA SEKOLAH DAN PRODI IPPAK”
Dalam rangka upaya peningkatan karjasama antara Prodi IPPAK dengan Sekolah-Sekolah tempat PPL, tanggal 4 Februari 2011 diadakan pertemuan “Dialog dan Peningkatan Kerjasama” antara Kepala Sekolah beserta Guru Pamong (Guru Agama Katolik) dengan staf Dosen Prodi IPPAK. Pertemuan ini berlangsung di Kampus V Jl. A.Jazuli no. 2 Kotabaru Yogyakarta dan dihadiri oleh sekitar 30 peserta, yang terdiri dari 21 orang dari unsur Sekolah dan selebihnya dari staf Dosen. Sekolah yang diundang terdiri dari: 8 SD, 1 SMP, dan 12 SMA/K baik Negeri maupun Swasta. Dari 21 Sekolah yang diundang hadir 17 Sekolah yang diwakili oleh Kepala Sekolah dan atau Guru Agama Katolik.
Mengawali pertemuan ini Rm. Drs. HY. Suhardiyanto, SJ selaku Kaprodi IPPAK dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Sekolah selaku stake holder yang telah berkenan menerima serta membimbing para mahasiswa dalam menjalankan tugas PPL. Selanjutnya dijelaskan bahwa acara ini dimaksudkan untuk menimba masukan dari lapangan, terkait dengan penyelenggaraan PPL Pendidikan Agama Katolik. Diharapkan dari pertemuan ini dapat meningkatkan kerjasama kemitraan antara Prodi IPPAK dengan Sekolah-Sekolah tempat PPL. Acara pokok dialog diawali dengan sharing, evaluasi, dan harapan dari pihak sekolah terkait dengan pelaksanaan PPL; kemudian disambung sharing dan harapan dari pihak Prodi IPPAK terkait dengan Program PPL dalam konteks Visi-Misi dan Kurikulum Prodi IPPAK. Dari sharing tersebut dilanjutkan dialog untuk mengupayakan peningkatan kerjasama antar lembaga. Menindaklanjuti sejumlah harapan dari pihak Sekolah, akan diupayakan peningkatan dalam hal-hal sebagai berikut: 1) Kegiatan PPL diperkaya dengan pelayanan pastoral Sekolah dalam bentuk pendampingan kepribadian maupun kerohanian bagi siswa di luar jam mengajar, 2) Pelaksanaan sistem blok lebih diintensifkan dan diupayakan tidak memakai sistem sebaran, 3) Diadakan pelatihan dan pendampingan bagi guru dalam rangka peningkatan profesionalitas, 4) Dirumuskan surat kesepakatan kerjasama antar lembaga dalam rangka peningkatan program pendidikan. Acara selesai tepat pada pukul 13.00 dan diakhiri dengan makan siang bersama.(kris).

Ditulis dalam Tak terkategori

Komentar Terakhir